Bagian XI

Evaluasi Kurikulum, Pengembangan Profesional & Pendampingan

Kurikulum yang baik dievaluasi berkala, didukung pengembangan profesional berkelanjutan.

A. Evaluasi Kurikulum

Jangka WaktuFokus EvaluasiPihak Terlibat
Per SemesterEfektivitas pembelajaran, ketercapaian TP/ATP, keterlaksanaan ko/ekstrakurikuler, hasil SAS.Guru, Wakasek Kurikulum, Kepala Sekolah.
Per Tahun AjaranRelevansi visi-misi & struktur kurikulum, capaian Profil Lulusan, efektivitas Poinku & Dinar App, hasil studi lanjut.Bidang Kurikulum Yayasan, seluruh Kepala Sekolah, orang tua & komite.

Sumber data: hasil asesmen peserta didik, rekap Poinku, survei kepuasan orang tua, refleksi guru, hasil Rapat Kerja Yayasan menjelang tiap semester.

B. Evaluasi Program Berbasis Objective & Key Result

Setiap program dan kegiatan tahunan di seluruh unit — dari KB/TK hingga Yayasan — disusun dalam format OKR: tiap Objective (tujuan kualitatif) disertai minimal dua Key Result (indikator terukur), memastikan setiap program punya tujuan jelas dan dapat dievaluasi.

"Setiap Program Punya Tujuan. Setiap Tujuan Punya Ukuran. Setiap Ukuran Dievaluasi."

Tiap kepala unit menyusun OKR program tahunannya di awal tahun ajaran, selaras visi-misi Yayasan & delapan dimensi Profil Lulusan.
Key Result dipantau berkala (bulanan/per kegiatan) dan dilaporkan dalam Rapat Kerja semester.
Hasil pencapaian menjadi dasar perbaikan perencanaan tahun berikutnya — evaluasi bersifat siklis dan berkelanjutan.

C. Kompetensi Guru Al Akhyar

Ruhiyah (Spiritual)

Keimanan, ketakwaan, akhlak mulia yang menjadi teladan nyata, bukan sekadar teori.

Pedagogik

Strategi pembelajaran efektif, Modul Ajar berbasis Pembelajaran Mendalam.

Profesional

Menguasai materi mendalam, mengikuti perkembangan keilmuan sepanjang hayat.

Sosial

Berkomunikasi & berkolaborasi efektif dengan peserta didik, guru, orang tua, masyarakat.

D. Program Pengembangan Profesional

In-House Training (IHT) — pelatihan internal rutin memperbarui kompetensi pedagogik, profesional, keislaman.
Workshop & Seminar — keikutsertaan dalam kegiatan pengembangan eksternal relevan.
Lesson Study — kolaborasi antarguru merancang, mengamati, merefleksikan pembelajaran bersama.
Coaching & Mentoring — pendampingan personal guru baru oleh guru senior/Wakasek Kurikulum.
KomBel (Komunitas Belajar) — forum berbagi praktik baik antarguru, rutin di tingkat unit maupun lintas unit Yayasan.
Studi Banding — kunjungan ke satuan pendidikan lain untuk menyerap praktik terbaik.

E. Pendampingan

Pendampingan berjenjang: Wakasek Bidang Kurikulum mendampingi guru dalam penyusunan & supervisi perangkat pembelajaran tiap semester; Kepala Sekolah mendampingi pelaksanaan program tingkat unit; Bidang Kurikulum Yayasan memberi pendampingan strategis lintas unit, termasuk menyelaraskan kurikulum operasional dengan kebijakan nasional yang terus berkembang.