Sarana memahami, membimbing, dan merayakan perkembangan setiap peserta didik.
Selaras tiga prinsip asesmen Pembelajaran Mendalam nasional — berkeadilan, objektif, edukatif — diperkaya prinsip holistik dan otentik yang lama dipraktikkan Al Akhyar:
Berkeadilan
Dinilai sesuai kemampuan & tahap perkembangan, tanpa membandingkan kompetitif, terutama KB-TK.
Objektif
Berdasar bukti nyata: hasil tes, observasi terdokumentasi, portofolio, rekaman tasmi'.
Edukatif
Umpan balik membangun, mengarah perbaikan & pertumbuhan, sejalan konsekuensi edukatif Poinku.
Holistik
Mencakup akademik, ibadah, akhlak, hafalan, minat-bakat — bukan hanya nilai mapel.
Otentik
Instrumen mencerminkan kemampuan nyata: proyek, presentasi, tasmi' hafalan, observasi langsung, selain tes tertulis.
| Jenis | Tujuan | Contoh Instrumen |
|---|---|---|
| Diagnostik | Memetakan kesiapan & kebutuhan belajar di awal tahun/unit. | Tes Diagnostik Awal, observasi Transisi Kelas 1, Tes Minat Bakat (SMA). |
| Formatif | Memantau proses & umpan balik berkelanjutan. | Observasi harian, jurnal pagi, tasmi' sabaq, Mutaba'ah Yaumiyah, Pre-test Materi, dsb. |
| Sumatif | Mengukur capaian akhir periode pembelajaran. | Sumatif Harian, Sumatif Tengah Semester, Sumatif Akhir Semester, Ujian Tahfidz Semester, Ujian Akhir Sekolah kelas 6/9/12. |
Jenjang KB & TK — laporan deskriptif-naratif tiap triwulan, tanpa nilai angka/peringkat: perkembangan nilai agama-budi pekerti, jati diri, literasi-STEAM, disertai foto & portofolio karya.
Jenjang SD, SMP, SMA — rapor capaian kompetensi tiap mapel, dilengkapi capaian non-akademik (Poinku, hafalan, ko/ekstrakurikuler) tiap akhir semester, dapat diakses real-time via RaporKu pada Dinar App.
Komunikasi Orang Tua — pertemuan wali kelas tiap semester; informasi insidental via Dinar App/wali kelas; orang tua didorong memantau RaporKu, PoinKu, dan Mutaba'ah Yaumiyah sebagai kemitraan berkelanjutan.